Kamis, 20 Desember 2018

Macam-macam haji
1 HAJI IFRAD
Apa yang dimaksud HAJI IFRAD?
Haji Ifrad adalah haji yang pelaksanaannya dilakukan secara terpisah antara haji dan umroh. Haji dan umroh dilakukan pada waktu yang berbeda namun dalam satu musim haji. Dalam haji jenis ini, ritual haji dilaksanakan terlebih dahulu baru kemudian melaksanakan ritual umroh.
2 HAJI QIRAN
Bagaimana dengan Haji Qiran?
Kalau Haji Qiran, ibadah umroh dan haji dilakukan secara bersamaa-sama. Artinya, semua pelaksanaan umroh sudah termasuk dalam pelaksanaan ibadah haji.
3 HAJI TAMATTU

Haji Tamattu maksudnya adalah jamaah mengerjakan ibadah umroh terlebih dahulu baru kemudian melakukan rangkaian kegiatan ibadah haji



IBADAH UMROH

mrah (Arab: عمرة‎) adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.
Pada istilah teknis syari'ah, Umrah berarti melaksanakan tawaf di Ka'bah dan sa'i antara Shofa dan Marwah, setelah memakai ihram yang diambil dari miqat. Sering disebut pula dengan haji kecil.
Perbedaan umrah dengan haji adalah pada waktu dan tempat. Umrah dapat dilaksanakan sewaktu-waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah, sedangkan haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.
Syarat, Rukun dan Wajib Umroh
Sebelum melaksanakan ibadah umroh ada baiknya untuk mengetahui lebih banyak tentang ibadah ini mengenai syarat, rukun dan wajib umroh. Saya kira banyak yang akan berangkat umroh mencari informasi mengenai hal ini. Blog inipun didedikasikan untuk memberi informasi lebih banyak dan lebih jelas terhadap permasalaha ini, semoga ibadah umroh yang akan kita lakukan bisa diterima oleh Alloh dan menjadi Umroh yang mabrur.
I. Syarat Umroh:
1. Islam
ibadah umroh ini merupakan salah satu ibadah dalam agama islam. Berumrohpun memang bagi orang islam yang mampu, sedangkan bagi orang non muslim tentu saja hal ini tidak disyariatkan.
2. Berakal
Umroh disyariatkan bagi muslim yang berakal sehat. Tidak diperintahkan umroh bagi orang gila dan tidak sah umroh yang dilakukan oleh orang gila.
3. Istitaah
Istitaah artinya mempunyai kemampuan dari segi fisik, biaya maupun keamanan.
4. Baligh
Telah mencapai usia Baligh adalah salah satu rukun umroh. Oleh karena itu anak kecil yang belum baligh tidak disyariatkan melaksanakan umroh.
5. Merdeka.
Bukan dari salah seorang dari hambah sahaya (budak)  karena ibadah umroh ini memerlukan waktu yang panjang yang dikahawatirkan kepentingan tuannya akan terbengkalai.
II. Rukun Umroh
1. ihram. memakai pakaian ihram, bagi laki laki adalah terdiri dari 2 lembar kain yang tidak berjahit. 1 helai melilit mulai pinggang sampai bawah lutut. sehelai lagi diselempangkan mulai dari bahu kiri kebawah ketiak kanan. Jamaah umroh laki-laki  tidak boleh mengenakan celana, kemeja, tutup kepala dan juga tidak boleh menutup mata kaki. Penjelasan hal dilarang selama umroh ada di bagian bawah artikel.
Bagi wanita pakaian ihram lebih bebas tetapi disunatkan yang berwarna putih, yang penting menutup seluruh tubuh, kecuali wajah dan telapak tangan mereka, yang penting tidak ada jahitan. Lengan baju mesti sepanjang pergelangan tangan Kerudung yang digunakan harus panjang, tidak jarang serta menutupi bagian Dada Baju, gaun atau rok harus sepanjang Tumit Memakai Kaos kaki Sepatu sebaiknya tidak bertumit dan terbuat dari karet.
III. Wajib Umroh
1. Ihram (Niat Ihram dari Miqot)
2. Meninggalkan yang dilarang dalam ihram sah
3.  Melaksanakan Tawaf Wada.
Tawaf wada adalah tawaf perpisahan sebelum kembali ke tanah air. Setelah Tawaf Wada kita dilarang kembali ke Masjidil Haram dan Kabah. Oleh karena itu biasanya Tawaf wada dilaksanakan dini hari setelah tahajud kemudian bisa dilanjutkan sholat subuh berjamaah. Setelah itu jamaah umroh bisa berkemas perlengkapan umrohnya untuk pulang ke tanah air.
Penjelasan point no 2 tentang meninggalkan yang dilarang dalam ihrom, berikut ini larangan ihrom bagi jamaah umroh:
Bagi laki-laki:
1. Berpakaian yang berjahit
2. Memakai sepatu yang menutupi mata kaki
3. Menutup kepala yang sifatnya melekat di kepala seperti topi (payung diperbolehkan)
Bagi wanita:
1. Berkaus tangan (menutuptelapak tangan)
2. Menutup muka (bercadar)
Bagi laki-laki dan wanita:
1. Memakai wangi-wangian (kecuali yang dipakai sebelum ihrom dan sudah kering sebelum berpakaian ihrom)
2. Memotong kuku dan bercukur atau mencabut bulu badan
3. Memburu atau menganggu atau membunuh hewan dengan cara apapun
4.  Memotong atau merusak pepohonan tanah haram
5. Meminang, menikah atau menikahkan serta bersaksi
6.  Bercumbu atau berjimak suami isytri
7. Mencaci, bertengkar atau mengucapkan kata-kata kotor
PENGERTIAN IBADAH HAJI


Haji adalah rukun (tiang agama) Islam yang kelima setelah syahadat, shalat, zakat dan puasa. Menunaikan ibadah haji adalah bentuk ritual tahunan yang dilaksanakan kaum muslim sedunia yang mampu (material, fisik, dan keilmuan) dengan berkunjung dan melaksanakan beberapa kegiatan di beberapa tempat di Arab Saudi pada suatu waktu yang dikenal sebagai musim haji (bulan Dzulhijjah). Hal ini berbeda dengan ibadah umrah yang bisa dilaksanakan sewaktu-waktu.
Syarat Haji
1. Islam
2. Akil Balig
3. Dewasa
4. Berakal
5. Waras
6. Orang merdeka (bukan budak)
7. Mampu, baik dalam hal biaya, kesehatan, keamanan, dan nafkah bagi keluarga yang ditinggal berhaji
Rukun Haji
Rukun haji adalah perbuatan-perbuatan yang wajib dilakukan dalam berhaji. Rukun haji tsb adalah:
1. Ihram
2. Wukuf di Arafah
3. Tawaf ifâdah
4. Sa`i
5. Mencukur rambut di kepala atau memotongnya sebagian
6. Tertib
Rukun haji tsb harus dilakukan secara berurutan dan menyeluruh. Jika salah satu ditinggalkan, maka hajinya tidak sah.
Wajib Haji
1. Memulai ihram dari mîqât (batas waktu dan tempat yang ditentukan untuk melakukan ibadah haji dan umrah)
2. Melontar jumrah
3. Mabît (menginap) di Mudzdalifah, Mekah
4. Mabît di Mina
5. Tawaf wada` (tawaf perpisahan)
Jika salah satu dari wajib haji ini ditinggalkan, maka hajinya tetap sah, namun harus membayar dam (denda).
Pelaksanaan Ibadah Haji (Manasik Haji)
Tata cara manasik haji adalah sebagai berikut:
1. Melakukan ihram dari mîqât yang telah ditentukan
Ihram dapat dimulai sejak awal bulan Syawal dengan melakukan mandi sunah, berwudhu, memakai pakaian ihram, dan berniat haji dengan mengucapkan Labbaik Allâhumma hajjan, yang artinya `aku datang memenuhi panggilanmu ya Allah, untuk berhaji`.
Kemudian berangkat menuju arafah dengan membaca talbiah untuk menyatakan niat:
Labbaik Allâhumma labbaik, labbaik lâ syarîka laka labbaik, inna al-hamda, wa ni`mata laka wa al-mulk, lâ syarîka laka
Artinya:
Aku datang ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu; Aku datang, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang; Sesungguhnya segala pujian, segala kenikmatan, dan seluruh kerajaan, adalah milik Engkau; tiada sekutu bagi-Mu.
2. Wukuf di Arafah
Dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, waktunya dimulai setelah matahari tergelincir sampai terbit fajar pada hari nahar (hari menyembelih kurban) tanggal 10 Zulhijah.
Saat wukuf, ada beberapa hal yang harus dilakukan, yaitu: shalat jamak taqdim dan qashar zuhur-ashar, berdoa, berzikir bersama, membaca Al-Qur`an, shalat jamak taqdim dan qashar maghrib-isya.
3. Mabît di Muzdalifah, Mekah
Waktunya sesaat setelah tengah malam sampai sebelum terbit fajar. Disini mengambil batu kerikil sejumlah 49 butir atau 70 butir untuk melempar jumrah di Mina, dan melakukan shalat subuh di awal waktu, dilanjutkan dengan berangkat menuju Mina. Kemudian berhenti sebentar di masy`ar al-harâm (monumen suci) atau Muzdalifah untuk berzikir kepada Allah SWT (QS 2:198), dan mengerjakan shalat subuh ketika fajar telah menyingsing.
4. Melontar jumrah `aqabah
Dilakukan di bukit `Aqabah, pada tanggal 10 Zulhijah, dengan 7 butir kerikil, kemudian menyembelih hewan kurban.
5. Tahalul
Tahalul adalah berlepas diri dari ihram haji setelah selesai mengerjakan amalan-amalan haji.
Tahalul awal, dilaksanakan setelah selesai melontar jumrah `aqobah, dengan cara mencukur/memotong rambut sekurang-kurangnya 3 helai.
Setelah tahalul, boleh memakai pakaian biasa dan melakukan semua perbuatan yang dilarang selama ihram, kecuali berhubungan seks.
Bagi yang ingin melaksanakan tawaf ifâdah pada hari itu dapat langsung pergi ke Mekah untuk tawaf. Dengan membaca talbiah masuk ke Masjidil Haram melalui Bâbussalâm (pintu salam) dan melakukan tawaf. Selesai tawaf disunahkan mencium Hajar Aswad (batu hitam), lalu shalat sunah 2 rakaat di dekat makam Ibrahim, berdoa di Multazam, dan shalat sunah 2 rakaat di Hijr Ismail (semuanya ada di kompleks Masjidil Haram).
Kemudian melakukan sa`i antara bukit Shafa dan Marwa, dimulai dari Bukit Shafa dan berakhir di Bukit Marwa. Lalu dilanjutkan dengan tahalul kedua, yaitu mencukur/memotong rambut sekurang-kurangnya 3 helai.
Dengan demikian, seluruh perbuatan yang dilarang selama ihram telah dihapuskan, sehingga semuanya kembali halal untuk dilakukan.
Selanjutnya kembali ke Mina sebelum matahari terbenam untuk mabît di sana.
6. Mabît di Mina
Dilaksanakan pada hari tasyrik (hari yang diharamkan untuk berpuasa), yaitu pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Setiap siang pada hari-hari tasyrik itu melontar jumrah ûlâ, wustâ, dan `aqabah, masing-masing 7 kali.
Bagi yang menghendaki nafar awwal (meninggalkan Mina tanggal 12 Zulhijah setelah jumrah sore hari), melontar jumrah dilakukan pada tanggal 11 dan 12 Zulhijah saja. Tetapi bagi yang menghendaki nafar sânî atau nafar akhir (meninggalkan Mina pada tanggal 13 Zulhijah setelah jumrah sore hari), melontar jumrah dilakukan selama tiga hari (11, 12, dan 13 Zulhijah).
Dengan selesainya melontar jumrah maka selesailah seluruh rangkaian kegiatan ibadah haji dan kembali ke Mekah.
7. Tawaf ifâdah
Bagi yang belum melaksanakan tawaf ifâdah ketika berada di Mekah, maka harus melakukan tawaf ifâdah dan sa`i. Lalu melakukan tawaf wada` sebelum meninggalkan Mekah untuk kembali pulang ke daerah asal.

Larangan dalam Haji
Hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh orang yang sudah memakai pakaian ihram dan sudah berniat melakukan ibadah haji/umrah adalah:
1. Melakukan hubungan seksual atau apa pun yang dapat mengarah pada perbuatan hubungan seksual
2. Melakukan perbuatan tercela dan maksiat
3. Bertengkar dengan orang lain
4. Memakai pakaian yang berjahit (bagi laki-laki)
5. Memakai wangi-wangian
6. Memakai khuff (kaus kaki atau sepatu yang menutup mata kaki)
7. Melakukan akad nikah
8. Memotong kuku
9. Mencukur atau mencabut rambut
10. Memakai pakaian yang dicelup yang mempunyai bau harum
11. Membunuh binatang buruan
12. Memakan daging binatang buruan

Jumat, 26 Oktober 2018

االسلا م عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمدلله رب العا لمين وبه نستعين وعلي امو رالد نيا و الدين الصلا ة و السلا م علي اصرف الا نبيا ا والمر سلين سيدنا محمد وعلي اله وصحبه اجمعين اما بعد
                Pertama tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat sehat seperti yang kita rasakan pada saat ini.
       Sholawat berangkaikan salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Yang telah mrngangkis kita dari jurang kenistaan menuju alam yang terang benderang seperti pada saat ini. Amien ya robbal 'alamin.
Untuk kali ini temanya adalah Berperilaku baik terhadap sesama manusia,..
Teman teman yang dirahmati Allah,...
Dalam suatu hadits qudsi, Allah SWT berfirman “Jikalau seseorang hamba itu mendekat padaKu sejengkal, maka Aku mendekat padanya sehasta dan jikalau ia mendekal padaKu sehasta, maka Aku mendekat padanya sedepa. Jikalau hamba itu mendatangi Aku dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan bergegas.” (HR. Bukhari)
       Didalam melihat jalan hidup masyarakat di sekitar kita, bisa kita lihat bahwa beberapa orang mempunyai kecenderungan tertentu. Orang yang terbiasa berbuat maksiyat, maka dari hari kehari dia akan semakin terjerumus kedalam lembah yang hitam. Sebaliknya orang yang suka sholat berjamaah ke masjid, maka dia akan ramah ke tetangganya, rutin berinfaq dan bahagia kehidupan keluarganya.Semakin seseorang memperbanyak dan membiasakan berbuat baik, maka semakin banyak terbuka pintu-pintu kebaikan yang lain. Hal ini sesuai dengan hadits qudsi diatas bahwa semakin tinggi intensitas dan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT maka semakin dekatlah kita dengan-Nya.Salah satu kunci kesuksesan hidup kita adalah bagaimana kita membiasakan berbuat baik. Semakin kita terbiasa berbuat baik, maka semakin mudah jalan kita untuk mencapai kebahagiaan hidup. Agar manusia terbiasa beribadah, maka beberapa ibadah dilakukan berulang dalam kurun waktu tertentuseperti sholat lima kali dalam sehari, puasa sunnah dua kali seminggu dan sholat jum’at sekali sepekan.
        Permasalahan awal yang biasanya ditemukan dalam melakukan sesuatu yaitu dalam memulainya. Memulai suatu aktifitas terkadang lebih berat dibandingkan ketika melaksanakannya. Maka ketika kita mendorong mobil yang mogok, akan diperlukan tenaga yang besar saat sebelum mobil bergerak. Setelah mobil tersesebut bergerak, diperlukan daya dorong yang kecil. Ada juga sifat kita yang menunda perbuatan baik, padahal perbuakan baik janganlah ditunda. Kalau kita ada keinginan untuk menunda, maka tundalah untuk menunda. Hal ini seperti yang disampaikan Rasulullah saw:
“Bersegeralah untuk beramal, jangan menundanya hingga datang tujuh perkara. Apakah akan terus kamu tunda untuk beramal kecuali jika sudah datang: kemiskinan yang membuatmu lupa, kekayaan yang membuatmu berbuat melebihi batas, sakit yang merusakmu, usia lanjut yang membuatmu pikun, kematian yang tiba-tiba menjemputmu, dajjal, suatu perkara gaib terburuk yang ditunggu, saat kiamat, saat bencana yang lebih dahsyat dan siksanya yang amat pedih.” (HR. Tirmidzi)
      Salah satu cara untuk mempermudah kita dalam memulai suatu amal ibadah adalah dengan mengetahui akan besarnya manfaat yang akan dirasakan. Segala hambatan atau godaan untuk tidak melaksanakan kebaikan tersebut akan bisa dilewatkan dengan keyakinan yang kuat. Oleh sebab itu, kita wajib untuk mencari ilmu tentang fadhilah (kelebihan) dari suatu amalan atau ibadah. Bahkan untuk menguatkan hati, kita juga perlu mencari ilmu secara berulang kali. Bahkan beberapa pengulangan dalam Al Quran digunakan agar manusia semakin ingat.“Dan sesungguhnya dalam Al Quran ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan), agar mereka selalu ingat. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari.” (QS. Al Israa’ 41)
Jadi, mulailah perbuatan baik yang ingin anda lakukan sekarang dan jangan ditunda. Kalau belum yakin, perluas dan perdalam ilmu agar kita semakin yakin.
Mungkin hanya ini saja. Sedikit tapi semoga bermanfaaf
والسلا م عليكم ورحمة الله وبركا ته



االسلا م عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمدلله رب العا لمين وبه نستعين وعلي امو رالد نيا و الدين الصلا ة و السلا م علي اصرف الا نبيا ا والمر سلين سيدنا محمد وعلي اله وصحبه اجمعين اما بعد
                Pertama tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat sehat seperti yang kita rasakan pada saat ini.
       Sholawat berangkaikan salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Yang telah mrngangkis kita dari jurang kenistaan menuju alam yang terang benderang seperti pada saat ini. Amien ya robbal 'alamin.
Untuk kali ini temanya adalah ibadah,...
Teman teman yang dirahmati Allah,...
Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Dan siapakah yang lebih baik ucapannya daripada orang yang menyeru (berdakwah) kepada Allah dan beramal shalih serta mengatakan; ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim’.” (QS. Fushshilat: 33). Ayat ini menunjukkan bahwa tidak ada seorangpun yang lebih baik ucapannya daripada orang yang berdakwah ilallah.
Allah ta’ala juga berfirman yang artinya, “Katakanlah: ‘Inilah jalanku, aku bersama orang-orang yang mengikutiku mengajakmu kepada Allah di atas landasan bashirah, dan Maha suci Allah, aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik’.” (QS. Yusuf: 108)
Allah ta’ala juga berfirman yang artinya, “Dan hendaklah ada di antara kalian sekelompok orang yang menyuruh kepada kebaikan, memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran: 104)
Allah ta’ala juga berfirman yang artinya, “Ajaklah kepada jalan Rabbmu dengan cara yang hikmah, nasihat yang baik, dan debatlah mereka dengan cara yang lebih baik…” (QS. An-Nahl: 125)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang mengajak kepada suatu kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana pelakunya.” (HR. Muslim)
Dengan ayat dan hadits tersebut jelaslah bagi kita bahwa dakwah adalah ibadah.
Syarat Sah Ibadah
Ibadah tidak akan diterima kecuali apabila memenuhi dua syarat: ikhlas dilakukan demi Allah ta’ala dan mengikuti tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala yang artinya, “Barang siapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Allah maka hendaknya dia beramal shalih dan tidak berbuat syirik dalam beribadah kepada Rabb-nya.” (QS. Al Kahfi: 110)
Fudhail bin ‘Iyadh menafsirkan ayat “Supaya Dia menguji kalain siapakah diantara kalian orang yang paling baik amalnya.” (QS. Al Mulk: 2) dengan mengatakan: Yaitu yang paling ikhlas dan paling benar. Makna dari ikhlas adalah mengerjakan amal itu murni untuk Allah. Sedangkan makna benar adalah mengikuti tuntunan Rasulullah. Kedua syarat ini harus terpenuhi semuanya. Apabila salah satu tidak ada maka ibadah itu tidak akan diterima.
Ibnu Qasim rahimahullah berkata: Di dalam dakwah ilallah ta’ala harus terpenuhi dua syarat: yaitu harus ikhlas untuk mengharap wajah Allah ta’ala dan harus sesuai dengan tuntunan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kalau dia kehilangan syarat pertama maka dia adalah seorang musyrik. Dan kalau dia kehilangan syarat kedua maka dia adalah seorang pembuat bid’ah.


Mungkin cukup sampai disini, sedikit tapi semoga bermanfaat.

والسلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
السلام عليكم ورحمة الله و بركا ته
الحمدللهرب العا لمين وبه نستعين وعلي امورالدنيا والدين الصلا ة والسلا م علي اصرف الا نبيا ا والمرسلين سيدنا محمد وعلي اله وصحبه اجمعين اما بعد
                   Pertama tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat hidup sehat kepada kita seperti yang kita rasakan saat ini.
                  Sholawat berangkaikan salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah mengangkis kita dari jurang kenistaan menuju alam yang terang benderang seperti saat ini. Amien amien ya robbal 'alamin.
Kali ini saya akan membahas tentang SHOLAT
Hadirin yang dimulyakan Allah.
Nabi Muhammad SAW telah bersabda :
Sholat adalah tiang agama, barangsiapa yang menegakkan sholat berarti telah menegakkan tiang agama. Dan barang siapa yang meninggalkan sholat berarti telah meruntuhkan agamanya.
Belajar sholat sejak dini sangatlah penting. Pepatah mengatakan bahwa belajar sejak kecil laksana mengukir diatas batu, dan belajar saat dewasa laksana mengukir diatas air.
Teman teman,  saya mau tanya?
Teman teman suka sholat tidak?????
Sholat dhuhur berapa kali?  Ashar berapa kali?  Maghrib berapa kali?  Isya'berapa kali?  Dan subuh berapa kali????  (kemungkinan audiance menjawab 4,3)
Iiih salah,.  Jawabannya adalah....
Sholat dzuhur 1 kali, maghrib 1 kali dan seterusnya,...
Tapi kalau ditanya berapa rakaat?  Baru jawabannya,  dzuhur 4 rakaat,  magrib 3 rakaat, isya' 4 rakaat,  dan subuh 2 rakaat.
( tips supaya gampang mengingat rakaat sholat sholat itu dengan lagu cicak cicak didinding)
Empat empat,  tiga
Empat dua rakaat
Itulah jumlah rakaat sholat
Sehari semalam
Sekian dari saya, sedikit tapi semoga bermanfaat.
والسلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Minggu, 21 Oktober 2018

السلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته
الحمد لله رب العا لمين وبه نستعين وعلي امورالدنيا و الدين الصلا ة والسلام علي اصرف الا نبيا ء والمرسلين سيدنا محمد وعلي اله وصحبه اجمعين اما بعد
Syukur alhamdulillah marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat serta Hidayah-Nya kita dapat hidup sehat wal afiat seperti yang kita rasakan saat ini.
Sholawat berangkaikan salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah mengangkis kita dari jurang kenistaan menuju alam yang terang benderang seperti pada saat ini. Amien amien ya robbal 'alamien.
Kali ini saya akan sedikit menyampaikan tentang ADAB MEMBACA AL-QUR'AN.
Adab membaca Al-qur'an itu ada 14 temen temen,..
1. Disunnahkan untuk Berwudhu
2. Menghadap Qiblat
3. Ada sikap penghormatan hati untuk :
Mengagungkan dan memuliakan Al-qur'an.
Membenarkan dan meyakini.
Berniat mengamalkan Al-qur'an.
Berniat untuk mengajarkan/menyampaikan lagi kepada orang lain.
4. Memilih tempat yang bersih.
5. Disunnahkan membaca Ta'awwudz pada permulaan bacaan.
      Firman Allah :
            "Apabila kamu membaca Al-qur'an hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari.      syaitan yang terkutuk" (Q.S. An-Nahl :98)
6. Sebagaimana memulai perkataan dan perbuatan yang baik yang lain,  maka memulai membaca Al-qur'an pun dengan membaca basmalah.
     Sabda Nabi SAW :
          "Setiap (perkara) amalan yang tidak dimulai dengan membaca bismillahirrohmanirrohim maka terputus berkahnya ( bagaikan anggota badan yang terkena kusta )"
           (H.R. Ahmad. Nasai. Dan ibnu Mardawih)
7. Membaca dengan tartil dan tajwid yang benar.
8. Berusaha untuk menangis.
9. Membaca dengan suara merdu.
10. Boleh membaca jahar (dikeraskan)  tetapi lebih baik dipelankan (terdengar oleh diri sendiri).
11. Memenuhi hak-hak Al-qur'an.
12. Tidak memotong bacaan dengan kegiatan lain.
13. Al-qur'an ditaruh ditempat yang dialas tinggi.
14. Tidak menjadikan Al-qur'an sebagai bantal.

Mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan.  Sedikit tapi semoga bermanfaat ya temen temen.....

Wallahulmuwaffiq ila aqwamitthoriq
والسلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته


Sabtu, 20 Oktober 2018

السلا م عليكم ورحمة الله وبركاته                                                                  .
الحمد لله رب العالمين وبه نستعين و علي امورالدنياوالدين الصلاة والسلام علي اصرف الانبياءوالمرسلين سيدنا محمد وعلي اله وصحبه اما بعد.       .       
Syukur alhamdulillah marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT,  karena berkat Rahmat serta hidayah nya kita dapat hidup sehat wal afiat seperti yang kita rasakan saat ini.
Sholawat berangkaikan salam semoga tetao tercurah limpahkan kepada Nabi Beasar Muhammad SAW. Yang telah mengangkis kita dari jurang kenistaan menuju alam yang terang benderang sepeeti sekarang ini. Amien amien ya robbal 'alamien.
Pidato bertema "Berabakti kepada kedua orang tua"
Hadirin rohimakumullah
Baiklah teman teman.....
Siapa sih yang gak mau hidup tenang?
Siapa sih yang gak mau hidup senang?
Siapa sih yang gak mau masuk syurga?
Dan siapa sih yang gak mau bahagia?
Justru semua dan seluruh ummat manusia mau semua itu bukan?
Lalu apa kak yang harus kita lakukan kalau kita mau semua itu?
Kalau menurut keyakinan saya pribadi, yang paling utama adalah Kedua orang tua kita. Lho kok bisa kak?  Bukankah Allah lah yang harus kita dahulukan baru nomer 2 nya orang tua kak? Memang betul, sangat betul sekali dan itu tidak salah. Saya disini hanya ingin sedikit menyadarkan kepada temen temen, bahwa yang kita anggap hal kecil yang kita anggap itu biasa saja bisa jadi itu semua ada dampak yang sangat besar buat kita. Kenapa begitu?  Pertama kita melihat dunia kita melihat wajah wajah yang sangat mengharapkan kita. Kita tau Allah dari siapa?  Dari orang tua kita,  kita tau melakukan sesuatu yang tidak kita tau dari orang tua dahulu bukan?  Nah ayolah bangun sikap dan mindset kita kedepan untuk ta'dim nya luar biasa kepada kedua orang tua kita. Seperti halnya Ridholllahu wa ridholwalidain,.. Ridho Allah ada pada Ridho kedua orang tua kita. Kalau orang tua kita ridho maka Allah pun ridho, kalau orang tua kita tidak setuju kepada hal yang kita lakukan maka Allah pun begitu. Juga jangan lah kita membentak apabila kita dinasehati atau disuruh oleh orang tua kita. Berkatalah yang mulia terhadap mereka yang baik juga dengan sopan.
Mungkin hanya ini contoh pidato dari saya sedikit tetapi semoga bermanfaat.
Wallahulmuwaffiq ilaa aqwaamitthoriq
والسلا م عليكم ورحمة الله وبر كا ته.